64 % Remaja Bali Tahu Mirisnya Air Bersih, Namun 76% Sering Memboroskan Air

2009 November 10
by linapw

“Saya sering tuh membiarkan air terbuang, terutama saat menghidupkan keran. Kadang sampai 1 jam,” ujar  Chandra dengan polos tentang kesehariannya yang sering membuang air sia-sia. Namun anehnya, ia mengaku tahu air bersih di Bali sudah terbatas.

air1

Masalah  krisis air bersih di manapun sudah menjadi masalah yang cukup pelik dalam kehidupan sehari- hari. Di Bali sendiri seperti yang dapat dikutip dari data  WALHI Bali, Masalah krisis air terjadi merata kecuali di lokasi tertentu yang masih dekat danau. Rata-rata debit air di sejumlah sungai, waduk, dan danau dilaporkan telah turun drastis setiap tahun khususnya bulan Agustus sampai Oktober.

Menurut laporan dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia bahwa telah terlihat sejak tahun 1995 defisit air di Bali sebanyak 1,5 miliar m³per tahun. Defisit terus meningkat hingga 7,5 miliar m³per tahun tahun 2000. Kemudian, diperkirakan pada tahun 2015 defisit air di Bali akan kekurangan air sebanyak 27,6 miliar m³per tahun. Kemudian lebih jelas lagi yang dilaporkan LP3B (Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan Pembangunan Bali) bahwa satu keluarga Bali memerlukan air rata-rata 100 liter per hari, sedangkan kamar hotel membutuhkan, 200 liter per hari per kamar yang tercatat sebanyak 15.906 unit (1999) membutuhkan air rata-rata 3.181.200 liter per hari. Belum lagi jumlah kebutuhan rumah tangga mencapai 76.335.000 liter untuk 7763.550 Kepala Keluarga (KK).

Selanjutnya, menurut pengamatan Walhi Bali dari tahun 2006 – 2007 saja, sejumlah daerah tercatat mengalami krisis air, antara lain: Tirta Mas Mampeh di Kintamani, Denpasar, Negara, Batu Agung, Singaraja, Besakih (Karangasem), Semarapura (Klungkung), dan Nusa Penida. Perosalan krisis air di Bali berdampak pada kehidupan sosial. Krisis air di Bali telah memicu konflik antar warga dengan warga, petani dengan petani, petani dengan perusahaan air minum. Beberapa kasus konflik masalah air yang muncul di media lokal antara lain; ketegangan antara warga subak dengan pihak swasta di Jatiluweh, Kabupaten Tabanan.

“Terkait dengan data-data yang kami dapatkan, kami sangat mengharapkan kesadaran untuk menghemat air bersih,” tutur Agung Wardana, direktur WALHI Bali dengan prihatin. Ia menyampaikan bahwa keengganan masyarakat Bali khusnya remaja merupakan momok dalam upaya penghematan air bersih. Menurutnya seluruh lapisan masyarakat terutama remaja sebagai manusia produktif  sangat diharapkan. (lina pw- degenk)

Pemimpin ‘Indie’ Rangkul Indonesia, Mungkinkah?

2009 November 6
by linapw

Pria gondrong dengan kaus oblong itu sekilas terlihat sangar. Kaus hitam yang dipakainya terkesan seadanya, seakan ia tak peduli dengan penampilan. Di beberapa tempat bahkan terlihat tambalan asal. Belum lagi  intonasi suaranya saat bicara cenderung keras dan meledak-ledak. Namun uniknya, sering ia terlihat membagi- bagikan stiker bertuliskan ‘What We Have Done For Indonesia?’

leader
Itulah sekilas pemandangan komunitas indie Bali yang kadang memenuhi tuntutan hidupnya dengan kreatifitas yang mereka miliki. Banyak diantaranya menyambung hidup dengan menjual ide. Contohnya pembuatan iklan multimedia, desain baju, fotografer lepas, hingga clothingan. Dengan penampilan seadanya malah mendekati urakan, mereka tetap memegang teguh idealisme mereka yang (cukup) memandang sebelah mata kaum berduit. Hal serupa juga dilakukan kaum berduit yaitu memandang sebelah mata kepada mereka. Tapi jangan terburu- buru memvonis mereka tidak perduli terhadap Indonesia, nyatanya komunitas yang kerap dijuluki kaum indie ini sangat peduli terhadap keadaan bangsa.

Kaum indie tidak pernah menunjukkan terang- terangan kepedulian mereka terhadap Indonesia seperti yang dilakukan penggede- penggede yang mulutnya seakan berkuah mengumbar kepedulian terhadap bangsa. Kaum yang identik dengan kreatifitas ini lebih bergerak secara pelan namun mulai membangun kesadaran masyarakat terhadap Negara Indonesia. Seperti yang kita ketahui, indie atau indiependent merupakan suatu idealisme yang cukup mirip dengan idealisme punk yaitu anti kemapanan. Maksud dari indie dan anti kemapanan tidak sepenuhnya anti terhadap kemapanan, melainkan mereka lebih mengais kemapanan tersebut dari kreatifitas yang terus menerus diasah. Kebanyakan dari mereka berkecimpung dalam dunia industri kreatif. Mereka mengandalkan segala hal yang dapat mereka lakukan dan tidak ingin mengikuti mainstream yang tercipta di masyarakat. Kaum indie berpijak pada keinginan mereka sendiri dalam berkarya dan bertindak

Berawal dari pemikiran beberapa orang yang berpegang teguh pada keinginan untuk mengemukakan idealisme mereka sendirilah indie mulai tersebar. Dunia kreatifitas semakin berwarna dengan konsep indie.  Hal inipun menjadi ajang unjuk kretifitas yang membangun. Semakin banyak pemikiran indie yang terbentuk maka semakin banyak kreatifitas yang diperlihatkan.  Indie bisa berupa apapun. Indie sendiri menggusung sesuatu yang beda sebagai jargon mereka. Bagi mereka, sangatlah tabu untuk menyeragamkan berbagai hal. Satu hal saja tabu apalagi banyak hal. Terutama keseragaman itu sendiri akan mengekang kreatifitas seseorang. Hal itu sangat tidak sehat dan nantinya hanya akan menghasilkan robot- robot tanpa daya berkreasi dan berinovasi.

Indiepun sebenarnya merupakan hasrat terdalam banyak orang. Sebagian masyarakat mengemukakan bahwa mereka lebih menikmati sesuatu yang ‘beda’. Menurut mereka perbedaan itulah seni dari segalanya. Apalagi jika perbedaan tersebut membawa dampak yang bertendensi tinggi mensejahterakan masyarakat.  Sehubungan dengan pemikiran indie, hal tersebut ternyata sangat baik jika direalisasikan dalam tampuk kepemimpinan. Indie memang sangat menarik dengan berbagai idealismenya. Namun, yang kita tilik disini ialah konsep indie itu sendiri.
Konsep indie sangat tidak sejalan dengan paradigma yang sudah ada sejak dulu. Mereka juga tak acuh terhadap keseragaman. Oleh karena itulah konsep indie, sangat baik jika disejajarkan dengan kepemimpinan.  Bayangkan apa yang dapat dilakukan idealisme indie dalam kepemimpinan kelak. Bukan berarti yang sekarang dijalankan tidak bagus. Namun tentunya kita semua ingin yang terbaik bagi bangsa ini.

Filter- filter pemikiran indie dapat memoles pemerintahan dengan lebih baik. Maksud dari konsep indie dan korelasinya dengan kepemimpinan sangatlah jelas. Para pemimpin kita seharusnya tidak berpegang pada paradigma lama apalagi yang sudah jelas tidak menguntungkan masyarakat. Banyak pemimpin terdahulu ternyata tetap menggunakan paradigma lama dalam kepemimpinannya.

Sebut saja konsep pemerintahan yang tidak rata tersebar pada setiap wilayah. Dari jaman dahulu hingga saat ini, sudah terbukti hal tersebut tidak efisien, namun tetap dijalankan. Seorang pemimpin sejati seharusnya membuat inovasi yang baru dalam kepemimpinananya. Inovasi sangat penting demi kemajuan Indonesia dalam berbagai bidang. Indie memungkinkan kita menggebrak paradigma lama yang saat ini sepertinya sudah tidak mungkin diterapkan lagi. Belum lagi para orang- orang yang berpikiran sempit yang hanya memandang sebuah masalah dari sudut pandangnya saja. Apalagi ada saja oknum- oknum yang pura- pura berdedikasi dengan menggaungkan betapa edulinya mereka dengan Negara namun tidak berbuat satu halpun saat diperlukan.

Dengan pemikiran layaknya indie dengan konsep idealisme kreatifnya, tentu berbagai inovasi dapat dikembangkan. Entah tidak menyadur keseluruhan paradigma lama atau bahkan mencipatakan sesuatu yang sama sekali baru. Sesuatu yang baru tentu sangat ditunggu oleh masyarakat. Apalagi bila sesuatu yang baru tesebut dapat sangat berguna bagi kemajuan bersama. Paradigma lama tidaklah harus dihilangkan sama sekali. Berbagai perbaikan tentu bisa diperbuat untuk kemajuan bersama. Hal-hal kecil seperti efisiensi dana dalam pemerintahan akan sangat menentramkan hati masyarakat.

Pemimpin revolusioner juga sangat dinanti dengan berbagai inovasi barunya. Tak jarang malah pemimpin yang memiliki visi misi jauh dari paradigma namun tetap mensejahterakan masyarakatlah yang akan sangat menonjol nantinya. Keseragaman tidaklah menarik. Banyak hal yang membuat kita patut memikirkan opsi pemimpin indie ini.

Salah satunya ialah pemikiran indie yang sangat berbeda dan berinovasi yaitu  Thinking Outside the Box atau berpikir kedepan dengan menciptakan sesuatu untuk kemajuan bersama. Pemikiran yang begitu baru, sederhana namun sering dilewatkan oleh banyak pemimpin maupun calon pemimpin lainnya. Lihat saja Negara- Negara besar yang sudah berkembang, mereka memiliki konseptor yang kuat dan berdedikasi tinggi serta tidak lemah dalam kreatifitas. Itulah yang sebenarnya sangat diperlukan dalam sebuah kepemimpinan.  Keseragaman sama dengan bunuh diri. Karena mematok setiap orang memiliki pemikiran serupa. Tanpa inovasi dan keberanian, Negara kita seakan jalan di tempat.

Tentu seluruh upaya tersebut tak lain dan tak bukan hanyalah demi kesejahteraan masyarakat. Apabila hal tersebut sudah dijalankan kita akan mendapatkan segala manfaatnya. Seluruh lapisan akan bahu membahu dalam memajukan Indonesia. Jika seluruh calon pemimpin memiliki visi dan misi yang berbeda, nantinya masing-masing akan saling melengkapi demi kesejahteraan bersama.

Berpikir indie hanyalah salah satu dari sekian banyak cara kreatif untuk memberikan inovasi yang sarat manfaat bagi seorang pemimpin. Pendekatan tidak menelan bulat-bulat paradigma lama dan memberikan pemikiran ke depan dalam sebuah inovasi dapat direalisasikan demi kesejahteraan bersama.  Idealisme indie yang berupaya menggebrak paradigma lama, mengekang kreatifitas masyarakat dan membuka peluang sebesar- besarnya dapat menjadi jalan keluar dari berbagai masalah kenegaraan.

Sejujurnya, oknum- oknum pemerintah kadang terlihat sangat depresi menghadapi berbagai persoalan kenegaraan. Oleh karenanya, idealisme indie yang sarat kreatifitas dan penuh inovasi sangat dibutuhkan dalam mengembangkan Negara Indonesia. Pendekatan yang sangat fun dan menyenangkan dalam menyelesaikan masalah akan sangat dibutuhkan terutama dalam menghadapi keruwetan Negara dan masalahnya. Jalan keluar sudah di depan mata dan sangat disayangkan apabila dihalau dengan tidak bersahabat.

Andaikan pemimpin dengan idealisme indie diperkenankan memimpin Indonesia, tentu perkataan Pramoedya Ananta Toer yang menyatakan, ‘bangsa ini rusak karena daya mencipta dan berkarya manusianya sangat rendah’ tidak akan terjadi bukan? (linapw)

Semua Punya HAK, Termasuk Kita!!!

2009 October 29
by linapw

“eeh eeeh, apa sih fungsinya kondom? Adik lahir dari mana? Masturbasi itu apaan yah?” tanya Andy polos pada temannya, Udin

“Ssssh, ngapaen nanya- nanya kayak gitu. Jangan ngomongin itu ah, kita gak punya hak tau,” jawab Udin gusar

“Hah serius? bukannya remaja udah punya hak reproduksi dan informasi seksual?” ujar Andy lagi

“Masaaaa?” tanya Udin dengan mata terbelalak

 

Kita perlu banget tahu kalo sebenernya Remaja punya hak-hak khusus tentang dirinya terutama dalam hal reproduksi dan seksualitas remaja. Mungkin yang tau baru sedikit orang aja bahwa anak mempunyai remaja yang sama besarnya dengan manusia manapun…. ciieee bahasanya…Mangkanya hal ini perlu banget diketahui oleh yang masih remaja maupun yang udah gak remaja mengingat banyak banget remaja ato orangtua yang belon menyadari hal ini. Rugi banget kan buat kita para remaja kalo gak tahu soal ini, kan???

three-happy-teens

Remaja yang berusia 12-24 taon emang kalo diibaratkan sayur, masihh ijooooo banget. Tapi plis dah, biar diibaratkan ma daun juga remaja punya perasaan bo! jadi yah jangan asal memperlakukan mereka!!! Terutama buat para orangtua yah, satu pesen aja buat anda-anda para pendahulu (maksudnya lahir duluan gituww) kita para remaja bahwa “remaja ntu sama kayak anak Cuma lebih gede dikiit aja yangmana cuma titipan, jadi sadar diri juga buat jangan terlalu ngrasa memiliki berlebihan” Ini diakui di seluruh dunia lho… namanya juga hak, berarti kan berlaku buat semua umat yang ngerasa dirinya manusia dong. Nah, Indonesia ni adalah salah satu dari 178 negara di dunia yang menandatangani rencana aksi dari konferensi Internasional kependudukan dan pembangunan (ICPD, Kairo taon 1994). Udah 12 taon yang lalu tuh..

Nah, dalam rencana aksi ICDP inilah mengisyaratkan bahwa “ Negara-negara di dunia didorong untuk menyediakan informasi yang lengkap kepada remaja mengenai bagaimana mereka dapat melindungi diri dari kehamilan tidak diinginkan, Infeksi Menular Seksual dan HIV/AIDS”. Tuh…hebatkan??? Tepuk tangan… Remaja (kalo masih ada yang belon tau) adalah seseorang yang berusia 12-24 taon (menurut PBB tuuhh). Nah karena ketidakmampuan para remaja sebagai ‘anak’ yang masih terkadang dinilai bau kencur (untung gak bau jengkol!), maka remaja-remaja itu punya hak-hak yang menjamin mereka mendapatkan informasi yang pas tentang reproduksi dan seksualitas remaja seperti yang tadi udah dijelasin (lupa?baca lagi dari awal!!hehe..) cuma biar jelas dijelasin aja kali yah….

Ini nih hak-hak reproduksi dan seksual remaja:

1. HAK UNTUK JADI DIRI SENDIRI. Ini maksudnyah bahwa kamu berhak banget membuat keputusan untuk diri kamu sendiri karena biar bagemanapun kamu adalah manusia yang utuh dan memiliki kelengkapan-kelengkapan anggota tubuh (maksudnya??). Termasuk buat mengekspresikan diri kamu, menjadi aman juga dalam menikmati seksualitas yang baik dan benar serta memutuskan sendiri apakah kamu-kamu bakal nikah ato nggak.

2. HAK UNTUK TAHU. Waahh yang satu ini yang susah, karena disini kita dikasi buat tahu apa yang namanya kesehatan reproduksi seksual termasuk Infeksi Menular Seksual. Ironisnya, hal inilah yang paling susah terlaksana. Kenapa?? Coba deh, apa kita udah ngedapetin yang namanya informasi ini dengan baik dan benar?? Belum toh??

3. HAK UNTUK DILINDUNGI DAN MELINDUNGI DIRI. Biar gimanapun bandelnya ntu remaja (cuma perumpamaan eui..) yang namanya anak manusia punya hak untuk dilindungi dari segala kekerasan ataupun tindak tidak senonoh lainnya. Nah kitalah sebagai penerus bangsa dan anda-anda sebagai penua bangsa wajib menyadari ini bersama dan ngejalaninnya juga barengan gitu yah….Perlindungan ini misalnya dalam hal kehamilan tidak diinginkan (serem gak sih kalo ngebayangin kita masih sekolah tapi harus dah nikah Cuma karena kita hamil?? Hiii…)

4. HAK MENDAPATKAN PELAYANAN. Weleh-weleh… ini yang paling harus digarisbawahi, cetak tebal, cetak miring, apalah, coz emang ini yang kayaknya masih gak disadariii banget… padahal dari semuanya ini dah yang paling penting. Remaja musti kudu harus mendapatkan pelayanan tentang reproduksi dan seksual yang ramah, friendly, menyenangkan, akurat, berkualitas dan dengan menghormati kita sebagai remaja. Kalo udah gitu sapa coba yang gak mau dikasi informasi??

5. HAK UNTUK TERLIBAT. Terakhir nih, remaja juga punya hak untuk terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi program remaja. Juga berhak ikut serta dalam membantu dan memberi pengaruh kepada pemerintah dalam pembuatan kebijakan tentang remaja. Ibarat pepatah nih, siapa yang tahu diri kita selain kita sendiri?? Siapa yang tahu remaja selain remaja sendiri?? Tul gak?? Benaaaarrr…

So, udak jelas toh kalo kita remaja juga punya hak yang harus kita dapetin dengan seimbang, rata, gak berat sebelah and sebagainya??? Dan ngerasa gak seh kalo kita emang pantes ngedapetinnya??? So pasti coz kita kan anak yang baek, pinter, manis, imut, ludcu, rajin menabung, membantu orang tua dan wiihhh, masih banyak lage dah!!! heheheheheee….., tapi jangan berbangga dulu. Tunjukkin bahwa kita juga gak sia-sia ngedapetin hak-hak itu dengan memperlihatkan ke orang banyak bahwa kita adalah remaja kreatif dan bisa berprestasi.OKE??? HIDUP REMAJA BANGSA!! HIDUP REMAJA INDONESIA!!!

Kalimat Bijak, Patut Dijejak

2009 October 27
by linapw

“hidup memiliki banyak fase dan variabel dalam prosesnya, kita harus dapat menerimanya karena jika kita berusaha menolak hidup maka kita tidak akan pernah menikmatinya.”
bijak
“orang yang paling dekat dan berharga untuk kita, terkadang menjadi sangat asing untuk kita.”

“jangan menjadi sempurna untuk orang lain, tapi jadilah sempurna untuk diri sendiri dahulu.”

“seorang pemimpin bisa menjadi pemimpin yang baik, jika ia juga adalah pengikut yang baik.”

“dalam hal apapun, ingatlah bahwa kita harus memiliki mental siap kalah seimbang dengan mental siap menang kita. Karena tidak semua hal berjalan sesuai harapan kita.”

“jangan kalah dalam sebuah pertarungan karena kalian tidak berani mencobanya, tapi kalahlah karena kalian tidak cukup hebat untuk mengalahkan yang lainnya.”

“musuh utama manusia adalah dirinya sendiri. Kendalikan diri kalian sebelum kalian mengendalikan orang lain.”

“janganlah kalian menghancurkan atau melenyapkan musuh kalian. Biarkan nafsu bersaing kalian muncul dengan keberadaannya, karena hidup tanpa tantangan adalah kebosanan.”

“segala konsekuensi dari tindakan kalian, layaknya diterima dengan kesadaran untuk tidak mengulanginya lagi.”

“jika kalian memiliki impian, berjuanglah sampai masa penghabisan kalian bahwa kalian dapat meraih impian itu dengan usaha kalian sendiri.”

“hidup ini indah dengan segala peristiwanya. Pengalaman hidup itulah yang kita butuhkan untuk mencari arti hidup.”

“jika kalian membuat suatu kesalahan yang disengaja, maka ingatlah hukum karma adalah hukum yang kekal dan tanpa diskriminasi.”

“surga ada di telapak kaki ibu. Maka berpikirlah dua kali sebelum menyakiti perasaan orangtuamu khususnya ibumu.”

“gak usah menoleh kebelakang dan menyesalinya.”

“jika kamu mau berbuat yang terbaik, maka lakukanlah sebisamu.”

“jangan menyesali apapun yang pernah ku perbuat. Apapun itu.”

“jika kalian percaya apa yang kalian perbuat benar, maka jangan pernah keluar dari jalan itu.”

“siapa bilang hanya dewa yang bijaksana? Jika kita berusaha, kita bisa sebijaksana dewa.”

“mungkin kau pernah melakukan kesalahan, tapi kesalahan bukan apa-apa jika kau mau memperbaikinya.”

“percayalah kau bisa, maka kau pasti bisa.”

“jangan melihat orang dari jabatannya, tapi lihatlah dari perbuatannya.”

“jangan pernah menganggap remeh siapaun itu karena kita tidak pernah tahu siapa ia sebenarnya.”

“lihatlah keatas dan kau akan bisa mencapainya.”

“mungkin hanya kedelai yang dapat melakukan kesalahan dua kali. Tapi siapa bilang manusia tidak???”

“jika semua orang sama, akan jadi apa dunia?”

“semua orang dilahirkan berbeda karena begitulah rantai kehidupan. Mereka mekar dengan caranya sendiri-sendiri…”

“jangan biarkan kekecewaan menguasaimu dan membuatmu jatuh…”

“bakat adalah perantara, kemauanlah intinya.”

“semangat adalah salah satu hal yang bisa kita harapkan di saat kita sedang susah.”

“ hanya tuhan yang menciptakan kita, tapi hanya kita yang menentukan akan jadi apa kita nantinya.”

“menjadi orang baik itu gampang. Menjadi orang yang benar-benar baik yang susah.”

Young Changemaker, Dedicated To Earth

2009 October 22
by linapw

Pernah mendengar surat cinta kepada para penyebab polusi? Atau lubang surga untuk meresap air hujan? Ada juga blocknote yang sarat informasi sisipan kampanye lingkungan? Mungkinkah paradigma ‘gaul’ anak muda bisa diubah menjadi berpergian dengan sepeda dan menanam pohon?

change the world

Ternyata semua itu mungkin. Paradigma gaul anak muda sedang diubah oleh sekelompok anak muda di Bandung yang memulai aksinya dengan kampanye sepeda. Mereka percaya bahwa bersepeda bisa menjadi suatu trend yang sangat baik bagi kesehatan bumi. Program yang bertajuk Bandung Cycle Chic ini sudah dimulai sejak September 2009 lalu. Sekumpulan anak muda berinisiatif untuk mengajak beberapa teman mereka dalam mengkampanyekan sepeda sebagai alat transportasi sehari- hari. Meski terbilang cukup muda, program ini sudah diikuti lebih dari 100 anak muda di Bandung yang mengaku cinta Bumi.

Tidak hanya Bandung Cycle Chic di Bandung, ada juga komunitas jurnalistik di Bali yang membuat sebuah blocknote sebagai sarana kampanye efektif penyadaran lingkungan. Program yang bertajuk Greentail ini sudah diproduksi sejak Agustus 2009. Informasi- informasi yang disisipkan dikemas dalam bentuk unik seperti artikel, jajak pendapat, karikatur, kartun dan desain-desain unik. Penyebaran informasi tersebut diharapkan dapat membuat para remaja menyadari bagaimana cara menjaga Bumi.

Para remaja sebenarnya memiliki kepedulian yang tinggi dalam menjaga lingkungan. Hanya saja mereka tidak tahu bagaimana melakukan sesuatu untuk perubahan. Untuk itulah Ashoka, sebuah yayasan yang bergerak di bidang social entrepreneurship bertindak. Menggusung sebuah program bertajuk Young Changemaker, Ashoka mengajak remaja seluruh Indonesia bertindak untuk perubahan.

“Young Changemaker bertujuan mencetak remaja-remaja pemikir melakukan perubahan pada Bumi agar menjadi lebih baik lagi,” ujar Mira Kusumarini, Country representative Ashoka Indonesia. Hingga saat ini Ashoka telah mencetak 100 Young Changemaker yang telah melakukan perubahan di berbagai bidang khususnya lingkungan. Hal ini didasari kesadaran bahwa keadaan Bumi sudah tidak sehat lagi. Banyak hal terjadi dan terkadang itu bukan hal yang baik. Meningkatnya emisi karbon dan mencairnya es di kutub selatan memungkinkan kehidupan yang sudah tidak sehat bagi manusia. Oleh karena itulah Young Changemaker dihelat.

Program yang dimulai tahun 2004 ini mencetak beberapa remaja yang konsen di bidang lingkungan dan produk ataupun kegiatannya sudah dapat dinikmati saat ini di Indonesia. Sedikit banyak, Young Changemaker dari yayasan Ashoka ini merupakan satu dari banyak cara menyelamatkan Bumi.

Kalau sudah begitu, Bumi akan lebih sehat dan lebih sehat lagi, bukan?

Dulu Pembantu, Sekarang Pekerja Seks

2009 October 19
by linapw

Kunjungan ke Lokalisasi dalam Pelatihan Jurnalistik KPA Bali,

Baju ketatnya terbuka sedikit memperlihatkan sebidang kulit mulus di dalamnya. Rambut hitamnya tergerai di bahu, membingkai wajah lugunya. Sesekali ia tersenyum kecil.  Tubuhnya tidak sintal, namun masih bertahan melayani pelanggan.

tubuh, salah satu hal yang dijajakan pekerja seks

tubuh, salah satu hal yang dijajakan pekerja seks

“Dulu saya kerja sebagai pembantu. Sekarang sudah 3 tahun jadi PS (pekerja seks),” ujar Ana- salah seorang PS lokalisasi Carik Gatsu di tengah- tengah pertanyaan para peserta pelatihan pers kampus yang diadakan KPA Bali Minggu (5/7) kemarin.  Iapun menuturkan keterpaksaannya menjadi pekerja seks. Awalnya ia bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Namun lama- kelamaan, kebutuhan ekonominya dan keluarga semakin bertambah. Maka ia mengambil keputusan untuk menjadi pekerja seks. Bermula dari ajakan seorang teman untuk hijrah ke Bali dan mengatakan peluang pekerja seks sangat besar.
Hal serupa disampaikan oleh Wayan Sari, salah satu bos lokalisasi Carik. Pekerja- pekerja seks di sana memang sebagian besar karena masalah ekonomi. Sejauh ini sudah beberapa pekerja seks menetap lama karena ekonomi mereka perlahan terobati.  Namun syukurnya,  lokalisasi Carik mendapatkan bantuan Rumah Singgah dari yayasan Kerti Praja. Bantuan tersebut  sangat membantu kehidupan PS terutama dalam urusan kesehatan seksual.
“Lokalisasi memang tidak dilegalkan, namun mau gimana lagi? Daripada mereka tidak terdata? Sampai saat ini saja udah 35 orang tercatat HIV/AIDS di sini,” ungkap Mercya- KPA Bali menanggapi pertanyaan peserta perihal legalitas lokalisasi. Ia memaparkan kelebihan yang didapatkan dengan kerjasama antar bos lokalisasi. Mereka bisa mendata berapa PS yang terjangkit HIV ataupun penyakit menular lainnya. Selain untuk pendataan, hal ini sangat berguna dalam memberikan pengertian nge’seks’ aman. Tujuan pendataan tak bukan agar KPA bisa memantau berapa banyak PS yang terjangkit.
Selain pendataan dan pengertian nge’seks’ aman, KPA juga berusaha agar tramtib bisa bekerja sama. Menurut penuturan Wayan Sari, tramtib- tramtib dulu biasanya main tangkap saja. Jika sudah begitu biasanya para PS akan pergi menyebar kemana- mana. Hal itu merepotkan KPA dalam pendataan PS terutama yang terjangkit virus- virus penyakit menular seksual. Oleh karena itulah kerjasama antar Bos lokalisasi dan Tramtib sangat memabntu KPA.
Pelatihan jurnalistik yang berlangsung akhir pekan lalu memang diharapkan membuat para peserta dapat membuka mata terhadap persoalan pelik seputar HIV/AIDS.  Hal itu sudah dibuktikan peserta dengan kunjungan langsung ke lokalisasi. Banyak peserta mengaku terkejut dan kaget karena baru pertama datang dan mengenal tempat seperti ini.  Sebut Saja Ayu yang mengutarakan ketakjubannya saat Ana menjawab pertanyaan tentang umur para pelanggannya.
“Paling tua 45 tahun, pernah juga saya dapet anak SMP,” ujar Ana sambil tersenyum. Wanita beranak satu inipun mengaku tidak hanya sekali ia mendapat pelanggan anak SMP melainkan beberapa kali. Bahkan ada yang sampai 2x kesini orang yang sama. Anapun menuturkan keheranannya mengapa anak SMP sampai datang ke tempat ini. “Yah kadang kasihan juga, mereka minta uang sama orang tua untuk ke tempat kayak gini.Tapi mereka mau nyewek, gimana lagi? Layani aja,” tukasnya sambil tertawa kecil. (pw)

Makanan Sehat Dari Hutan Manggrove

2009 October 18
by linapw

Hutan menyimpan banyak rahasia.terkadang timbul berbagai pertanyaan yang tidak dapat dijelaskan. Kalian semua pasti tahu apa itu mangrove, atau biasa kita sebut bakau. Tapi, pasti tidak banyak diantara kalian yang tahu bahwa buah mangrove dapat diolah menjadi berbagai makanan.

6-6b
Dahulu, saat kelaparan melanda di sekitar daerah suwung, dimana terdapat hutan bakau tersebut, penduduk setempat banyak yang mencari dan mengolah makanan dari tumbuhan-tumbuhan sekitar. Saat ini, Pusat Informasi Mangrove (PIM) sudah mencobakan berbagai jenis makanan dari bahan buah mangrove yang sempat didemokan pada Mangrove Fair 2005 lalu. Ada beberapa buah Mangrove yang dapat diolah menjadi bahan makanan, salah satunya adalah Api-api/Birayo. Jika kalian melewati daerah Mangrove di kawasan Suwung, kalian akan banyak menemukan buah Api-api ini. Bentuknya kecil dan bulat, warnanya hijau, rasanya pahit sebelum diolah. Berikut adalah cara pengolahan Api-api dan salah satu contoh makanan dari buah Mangrove ini.

CARA PENGOLAHAN API-API/BIRAYO :
•    Api-api dikupas kulitnya, dibelah menjadi 4 bagian dan dibuang kapas putihnya
•    Masak air sampai mendidih, masukan api-api sampai terendam dengan air
•    Masukan abu gosok, aduk hingga rata
•    Pegang dengan tangan apabila kelihatan setengah matang, kemudian tiriskan
•    Cuci bersih kulit luarnya hingga kelihatannya berubah dari warna aslinya
•    Rendam dengan air bersih
•    Ganti air rendaman 5 jam sekali / apabila air rendaman terasa pahit, lakukan terus menerus hingga terasa tawar. Perendaman ini dilakukan kurang lebih selama 2 hari untuk menetralkan rasa pahit dari buah tersebut. Selanjutnya siap diolah jadi makanan.

ONDE-ONDE API-API:
•    Bahan kulit: tepung ketan 250 gr, tepung terigu 75 gr, wijen 100 gr, air putih secukupnya.
•    Bahan isi : api-api halus yang sudah ditumbuk atau diblender 200 gr, gula putih 100 gr, kelapa 1/4 butir, garam.
•    Cara pembuatan :
1.    Campur seluruh bahan isi sambil ditumis-tumis sampai berbau manis.
2.    Campur bahan kulit sambil diberi air hangat sedikit-sedikit. Aduk sampai menjadi suatu adonan.
3.    bentuk adonan kulit menjadi bola-bola kecil, lalu isi adonan untuk isian di dalam adonan kulit. Bentuk menjadi bola, kemudian gulingkan dalam wijen. Digoreng sampai warnanya kekuning-kuningan. Siap disajikan.
Buah_mangrove
Tuh….. nggak sulit kan membuat makanan dari buah Mangrove khususnya Api-api. Dari bahan olahan Api-api diatas, kita dapat membuat berbagai makanan lain selain Onde-onde. Kita juga dapat membuat Lumpia Api-api, puding api-api, putri ayu api-api, dawet api-api, wajik api-api dan lain sebagainya yang rasanyapun sudah pasti enak. Jadi…..selamat mencoba!!!!

Dilema Hamil di Luar Nikah

2009 October 16
by linapw

“Huuu…huuuu…,” tidak ada yang dapat dilakukan oleh Ani selain menangis ketika pacarnya, Nino tahu bahwa ia sudah telat 2 bulan. Test Pack menunjukkan tanda Ani positif hamil. Ia dan Nino berada di kamar kost Nino, tempat mereka biasa melepas nafsu. Mereka baru 17 tahun, belum siap menjadi orangtua dan panutan bagi anak-anak mereka kelak, belum lagi gunjingan dari masyarakat. Namun apa daya? Mereka memutuskan membesarkan bayi ini dan meninggalkan sekolahnya.

kiss.. awalnya.... hamil akhirnya

Kejadian seperti itu, parahnya, cukup sering terjadi di masyarakat kita belakangan ini. Kehamilan Tidak Diinginkan atau sering disingkat KTD seperti yang diilustrasikan diatas merupakan salah satu rekaan adegan pasangan yang kebetulan mengalaminya. Kurang lebih 2,5 juta kasus KTD terjadi setiap tahunnya di Indonesia dan 20 % dari jumlah tersebut adalah remaja. Sungguh hasil yang memprihatinkan. Apalagi hal ini terjadi pada remaja atau generasi muda yang nantinya akan menjadi penerus bangsa.

Menurut Dr. Oka negara, Kehamilan Tidak Diinginkan atau KTD bisa terjadi pada remaja ataupun orang yang sudah menikah. Penyebabnya sering justru karena ketidaktahuan dan kurangnya akses ke info yang benar terutama pendidikan seksual. Biasanya mereka yang sudah mengalaminya akan mengugurkannya atau melahirkannya tergantung usia kandungan. Dokter yang tengah menyelesaikan tesisnya di program magister kedokteran reproduksi inipun menuturkan keprihatinannya terhadap kasus-kasus yang terjadi sehubungan dengan KTD. Ia menyampaikan sebagian besar remaja mengalami KTD karena tidak tahu bagaimana cara mencegahnya. Hal ini diperparah dengan adanya pemecatan terhadap siswa yang sedang hamil oleh sekolah karena dianggap dapat mencemarkan nama baik sekolah tersebut.

“Sebenarnya kalau ada kejadian seperti KTD ini sih, yang patut disalahkan adalah semua orang. Karena remaja mungkin mencobanya karena iseng namun sayangnya mereka tidak tahu cara melakukan yang baik dan benar sehingga hal-hal yang tidak diinginkan dapat terjadi. Pemerintahpun tidak menyediakan layanan informasi yang baik dan gampang dicapai, makannya banyak kasus,” tutur Dwik-layouter Mag’z (majalah remaja) dengan tampang serius. Hal tersebut memang benar adanya. Sampai saat ini, dengan sekian banyak kasus Kehamilan Tidak Diinginkan yang terjadi, pemerintah tetap seakan buta tuli terhadap kasus yang sedikit demi seidikit semakin menggerogoti kejayaan bangsa ini.

Sampai sekarang, seperti yang sudah disampaikan Dr. Oka diatas, KTD kadang diselesaikan dengan cara digugurkan (aborsi) atau dilahirkan. Melakukan aborsi menurut kepercayaan sebagian orang memang merupakan sebuah dosa yang sama artinya dengan bila kita membunuh orang. Namun, dari segi medis dan bila dianggap perlu menurut Dr. Oka hal itu tidaklah salah. Karena aborsi kadang dilakukan pada orang yang menikah bila mereka gagal KB dan kondisi keuangannya tidak memungkinkan (banyak anak). Dalam konteks remaja, biasanya mereka melakukan aborsi jika kedua bakal orangtua tersebut merasa tidak sanggup membesarkan anak mereka dalam berbagai kondisi. Oleh karena itu aborsi dilakukan. Aborsi yang salahpun dapat menyebabkan kematian baik bagi janin maupun sang ibu. Maka pemerintah mungkin juga harus mempertingbangkan penyediaan layanan save aborsi. Karena jika dipikir secara logis, dengan adanya layanan tersebut, maka pemerintah akan dapat mengontrolnya daripada tidak mengetahui apapun namun tiba-tiba tersiar kabar adanya siswi meninggal karena aborsi yang tidak sehat.

Terkait dengan hal tersebut diatas, mungkin pendidikan seksual adalah hal yang layak dipertimbangkan dengan serius saat ini. Ketidaktahuan masyarakat khususnya remaja merupakan suatu hal yang dapat menjadi bumerang untuk menghancurkan bangsa ini nantinya. Hal tersebut dapat kita lihat secara nyata yaitu para remaja yang kedapatan hamil akan langsung dikeluarkan dari sekolah, disangka perempuan nakal dan untuk menutupi aib maka siswi itu dikeluarkan dari sekolah. Padahal kejadian tersebut dapat menghancurkan masa depan sang anak itu sendiri. Jika memang kehamilan itu hasil hubungan pasrah, jika direnggut dengan paksa (diperkosa)?? Sekolah akan sangat terlihat seperti penguasa haus kekuasaan yang tidak mengerti keadaan murid-muridnya. Alangkah baiknya bila kebijakasanaan sekolah diganti menjadi cuti hamil. Atau mungkin gampangnya lagi, diadakannya pendidikan seksual di sekolah sehingga segala informasi seputar seksual activity akan lebih terkontrol.

Jika seluruh siswa mengetahui bagaimana mencegah KTD, terjangkit penyakit menular seksual dan hal-hal lainnya, maka bilapun siswa itu memilih menjadi pelaku seksual aktif, ia dapat menentukan sendiri jalannya agar pilihannya sehat dan tidak merugikan sehingga KTD tidak lagi menjadi sebuah tragedi ironis yang terjadi akibat kesalahan kita semua hanya karena kurangnya informasi yang benar. (Lina P.W.)

*dimuat dalam Kulkul media HIV/AIDS pada rubrik Aksi edisi 23-Desember 2006

Young Changemaker 2009, Dari Surat Cinta Hingga Saringan Padas

2009 October 12
by linapw

“Ashoka bangga sekali para peserta Young Changemaker Jawa Timur Bali ini sangat kreatif. Banyak ide- ide baru yang ditelorkan. Sebut saja penataan bantaran kali , surat cinta untuk pencemar hingga saringan air dari batu padas,” ujar Mira Kusumarini, Country representative Ashoka sambil berdecak kagum Kamis (6/10) lalu bertempat di Rumah Khalwat Tegal Jaya, Dalung.
team building, para peserta YCM unjuk kekompakan dengan latihan team building bersama
Setelah sebelumnya sukses di tiga tempat yaitu Jakarta, Solo dan Surabaya, Bali menjadi tempat terakhir dalam list Young Changemaker yang tahun ini. Mengambil tema air dan sanitasi, acara yang berlangsung selama 2 hari mulai tanggal 6 sampai 7 Oktober 2009 ini diikuti oleh 12 peserta. 5 orang dari Gresik dan 6 lainnya dari Bali. Para anak muda itu memiliki inovasi sendiri dalam menanggulangi masalah lingkungan khususnya air dan sanitasi : Ayu prameswari dengan inovasi menciptakan labolatorium di bantaran kali, Surat cinta pada pencemar oleh Ririn, Hutan Tani Bantaran dari Mega, Ainul dengan saringan air, Luluk dengan pembersihan Telaga, Notebook sarat info oleh Lina PW, Dek Gus dengan kaos kepedulian, Pembersihan pantai oleh Dyah, Dwi dengan belajar di pantai Lubang Resapan air oleh Aan, Saringan air minum menggunakan batu Padas dari Tjok Mita, serta Indrawan dengan pembersihan kali.
Para peserta disuguhi pelatihan sebagai bekal melaksanakan kegiatan yang telah mereka canangkan. Pelatihan yang berlangsung Kamis- Jumat ini meliputi Team building, Visi perubahan, discovery, design your idea, pembangunan kreativitas melalui pembuatan vision board serta facebook program kerja hingga sharing dengan para fellow Ashoka. Diskusi singkat selama 2 hari ini tergolong sarat informasi mengingat kedua fellow yang berbagi ilmu merupakan para social enterpreneurship yang sudah lama berkecimpung di dalamnya. Yuyun Ismawati- fellow Ashoka di bidang sampah dan pendiri Bali Fokus serta Agung Alit- pendiri Mitra Bali dan fellow di bidang fair trade.
bergaya, para peserta foto bersama setelah pelatihan berlangsung
“Kami memang sengaja mendatangkan para fellow agar para peserta mendapatkan passion dan semangat mereka,” tutur Agni, koordinator Young Changemaker di sela-sela pelatihan. Young Changemaker sendiri merupakan kegiatan Ashoka yang diadakan setiap tahun sejak 2004. Ashoka sendiri merupakan Asosiasi global para usahawan social- individu dengan solusi inovatif pengubah system bagi masalah social dunia yang didirikan 26 tahun yang lalu. Yayasan yang didirikan oleh Bill Drayton ini sudah ada di kurang lebih 70 negara di dunia.
“Sungguh mengasyikkan ikut pelatihan ini. Saya jadi punya wawasan dan ilmu yang banyak,” ungkap Dyah- salah satu peserta Young Changemaker asal Bali sambil tersenyum girang. Tidak hanya Dyah, para peserta lainpun menunjukkan kesenangan serupa. Di akhir kompetisi, para peserta pelatihan akan bersaing untuk memperebutkan 25 predikat Young Changemaker on Clean Water and Sanitation Issue dari ASHOKA dan Indonesian Business Links. (Lina PW- YCM Bali)

AWAAAS…..ZOONOSIS !!!!!

2009 October 10
by linapw

Indonesia akhir-akhir ini dikejutkan oleh berbagai penyakit yang ditularkan oleh satwa. Satwa dapat menularkan penyakit ke manusia begitu juga sebaliknya dan fenomena ini sering dikenal dengan zoonosis. Penularan penyakit itu sendiri dapat terjadi melalui kontak langsung (gigitan, cakaran, darah, air kencing, air liur) dan kontak tak langsung (makanan, minuman tercemar serta melalui pernafasan). Stress akibat kelaparan, kehausan, sanitasi yang buruk dan rasa bosan juga dapat memicu timbulnya penyakit pada satwa. Diperkirakan lebih dari 175 jenis penyakit dapat ditularkan satwa kepada manusia melalui kondisi-kondisi tertentu. Beberapa penyakit yang dapat ditularkan satwa kepada manusia antara lain :
zoo
Tuberkulosis (TBC) penyakit ini mengganggu saluran pernafasan dan disebabkan oleh bakteri Mycrobacterium tuberculosis, M.bovis, M.avium dan M.microti. bersifat menahun (kronis) dan infeksi pada paru ditandai dengan gejala sesak nafas, batuk sampai berdarah, berat badan menurun, letih, demam dan terjadi kerusakan pada paru-paru. Bangsa kera dan monyet, anjing, babi, sapi dan burung kakatua yang mengidap penyakit ini dapat menularkannya secara langsung kepada manusia melalui udara pernafasan, saluran pencernaan dan inokulasi kulit.
Hepatitis penyakit yang menyebabkan kelainan pada fungsi hati ini sering terdapat pada bangsa primata selain manusia yaitu kera dan monyet. Penyakit ini disebabkan oleh virus. Masing-masing virus (Hepatitis A, B, C dan E) menyebabkan gejala berbeda meskipun 10 % sama. Gejala penyakit adalah kekuningan pada tubuh dan mata, urin berwarna gelap, lelah, sakit persendian, muntah-muntah dan lain-lain. Penderita hepatitis kronis aktif akan mengalami kematian pada sel-sel pada hati dan akhirnya menyebabkan kematian. Ditularkan melalui darah dan cairan tubuh lainnya.
Anthrax penyakit berbahaya yang tersebar di seluruh belahan dunia ini dapat menyerang mammalia dan manusia. Disebabkan oleh kuman patogen Bacillus anthracis yang sporanya tahan terhadap suhu tinggi sinar matahari dan desinfektan. Infeksi dapat terjadi melalui makanan mentah atau yang dimasak kurang matang dan melalui kontak langsung dengan kulit terluka yang telah terinfeksi. Pada Anthrax kulit akan menimbulkan lepuhan yang berisi cairan dan akhirnya kulit mengalami nekrosis hitam. Pada Anthrax intestinal akan terjadi radang usus disertai diare berdarah yang menyebabkan kematian.
Psittacosis terjadi pada bangsa burung paruh bengkok terutama Kakatua dan Nuri. Disebabkan oleh Chlamydiosis ornithosis, akan cepat berkembang dalam kondisi stress. penularan terjadi melalui tinja, air kencing dan lendir saluran pernafasan. Menyebabkan diare hebat dan gangguan pernafasan.
AIDS pada Kera penyakit ini tidak menimbulkan permasalahan tetapi akan fatal bila manusia terinveksi virus ini karena kekebalan tubuh akan menurun sehingga tubuh tidak bisa melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan kematian.
Toxoplasmosis penyakit protozoa yang disebabkan oleh Toxoplasma gondii, ditularkan sebangsa kucing. Penularan terjadi melalui konsumsi bahan yang mengandung kista, melalui air minum atau susu yang dimasak kurang matang. Dapat menyebabkan keguguran pada ibu hamil dan kerusakan saraf mata.
Rabies atau penyakit anjing gila. Merupakan penyakit akut dari virus golongan Rhabdovirus dan menyerang saraf pusat. Menular pada manusia melalui gigitan, infeksi luka dan saluran pernafasan. Umumnya menyebabkan kematian. Berbagai jenis hewan dapat menjadi hospes penularan contohnya anjing, kucing, kera, kelelawar penghisap darah dan juga bangsa karnivora. Gejalanya adalah demam, sulit tidur, cemas, gelisah, sakit kepala, kejang dan akhirnya kematian.
Flu Burung disebabkan oleh virus flu burung yang dapat menular dari unggas ke mammalia dan manusia. Penularan melalui inhalasi saat batuk atau bersin.Gejalanya demam, menggigil, nyeri,komplikasi ringan berupa bronkitis, sinuitis dan batuk berdarah.
Infeksi Kuman penyebab Diare kandang satwa yang kotor serta sanitasi buruk dapat menyebabkan perkembangan bakteri yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare akut, kembung, lemas, muntah. Dapat menular melalui sentuhan dan udara.
Herpes penyakit ini disebabkan oleh virus dan menyebabkan kerusakan pada jaringan epithel kulit dan otot serta kerusakan sistem saraf. Penyakit ini menyerang berbagai spesies kera dan monyet. Ditularkan melalui cakaran, luka yang terkontaminasi dan udara. Gejala klinis Herpes virus B adalah rasa sakit pada perut, diare dan gagguan otak. Bersifat fatal pada anak-anak. Herpes simplex akan menyebabkan lepuh-lepuh pada bibir, pipi, hidung, vagina serta adanya rasa gatal dan terbakar. (pw)